MUA Wisuda: Cara Atur Booking Subuh dan Grup Tanpa Bentrok di Musim Ramai

Terbit: Waktu baca: 6 menit

Musim wisuda bukan soal menerima sebanyak mungkin klien, tapi soal berapa wajah yang muat sebelum jam 6 pagi. Ini cara MUA menghitung slot subuh, grup, dan DP.

Ilustrasi MUA wisuda dengan kalender booking berisi jadwal, topi wisuda, alat makeup, kosmetik, jam alarm, dan ikon pelanggan dalam nuansa pastel hijau, krem, dan merah muda.

MUA wisuda tidak kehabisan klien di musim ramai, yang habis adalah jam sebelum subuh. Cara mengaturnya: hitung mundur dari jam acara, jual kapasitas pagi itu sebagai slot per orang, dan kunci tiap slot dengan DP sebelum menjawab DM berikutnya.

  1. Tanya jam kumpul wisuda dan lokasi sebelum menyebut harga.
  2. Hitung mundur dari jam kumpul untuk tahu kapan harus mulai.
  3. Tetapkan berapa wajah maksimal yang muat di satu pagi.
  4. Untuk grup, beri satu slot per orang, bukan satu slot untuk semua.
  5. Minta DP untuk mengunci tiap slot.
  6. Buka tanggal wisuda lebih awal dan tutup begitu kapasitas penuh.
  7. Tolak job yang merusak jadwal pagi itu, sehalus apa pun permintaannya.

Kalau kamu hanya menerima satu klien wisuda sehari, artikel ini terlalu rumit untukmu. Ini untuk MUA yang di musim wisuda menerima belasan DM untuk tanggal yang sama dan mulai tidak yakin siapa saja yang sebenarnya sudah jadi.

Kenapa jadwal MUA wisuda paling gampang bentrok

Sabtu pagi di Bandung, kamu sudah selesai merias klien pertama di kos dekat kampus. Klien kedua mengirim pesan: "Kak, aku sudah siap ya, di rumah." Rumahnya 40 menit dari situ, dan kamu baru ingat dia booking lewat DM jam 5 pagi, sama seperti klien ketiga.

Kamu terima semua lewat DM karena di musim wisuda tidak ada waktu untuk hal lain. Wajar. Tapi DM tidak tahu bahwa satu wajah butuh satu jam, dan tidak tahu bahwa acara semua klienmu dimulai di jam yang hampir sama.

Ini bedanya wisuda dengan wedding. Wedding biasanya satu klien besar dengan jadwal panjang. Wisuda adalah banyak klien kecil yang semuanya harus selesai sebelum jam yang sama. Satu jam yang meleset tidak bergeser ke siang, dia langsung jadi klien yang terlambat masuk gedung.

Hitung mundur makeup wisuda subuh dari jam acara

Kapasitas MUA wisuda tidak ditentukan oleh jumlah DM, tapi oleh jumlah jam antara kamu bangun dan klien pertama harus berangkat.

Mulai dari jam kumpul, bukan jam acara. Banyak kampus meminta wisudawan hadir satu jam sebelum prosesi. Dari situ kurangi waktu perjalanan klien ke kampus, lalu kurangi durasi makeup per orang ditambah jeda.

Misalnya kamu MUA di Yogyakarta. Wisuda mulai pukul 07.30, wisudawan wajib hadir 06.30. Rumah klien 30 menit dari kampus, jadi riasan terakhir harus selesai 06.00. Satu wajah dengan hijab styling butuh 60 menit, ditambah 15 menit jeda untuk foto cepat dan pindah kursi. Tiga klien berarti 3 x 75 menit, jadi kamu mulai 02.15. Dengan harga Rp500.000 per orang, pagi itu bernilai Rp1.500.000.

Lalu masuk DM keempat: "Kak, bisa jam 5?" Jawabannya tidak, kecuali kamu membawa asisten. Klien keempat berarti mulai 01.00, dan tangan yang mulai jam satu pagi biasanya tidak sama rapinya di wajah terakhir.

Itu hitungannya. Bukan perasaan.

MUA wisuda dengan asisten: hitung ulang kapasitasnya

Asisten tidak menggandakan kapasitas secara otomatis. Kalau asisten mengerjakan base dan kamu mengerjakan mata serta hijab, satu wajah turun dari 60 menjadi sekitar 40 menit untukmu, jadi dari pukul 02.15 sampai 06.00 kamu bisa menyelesaikan 5 wajah, bukan 3. Kalau asisten merias klien sendiri dari awal sampai akhir, hitung dia sebagai jadwal terpisah dengan kapasitas dan harganya sendiri, dan beri tahu klien siapa yang akan meriasnya sejak booking. Klien yang membayar harga MUA utama lalu dirias asisten tanpa diberi tahu adalah sumber komplain paling umum di musim wisuda. Jangan campur dua cara ini di pagi yang sama. Pilih satu, lalu hitung mundur dengan angka yang sesuai.

Booking MUA wisuda grup: satu slot per orang

Masuk akal. Tapi bagaimana kalau yang booking satu geng berlima?

Menurut kami, ini kesalahan paling mahal di musim wisuda: menerima grup sebagai satu booking. Satu nama, satu DP, satu jam janjian. Lalu dua orang ternyata tinggal di tempat lain, satu minta dirias paling akhir karena rambutnya harus dicatok dulu, dan DP yang dibayar satu orang tidak jelas milik siapa saat ada yang batal.

Perlakukan MUA wisuda grup sebagai lima slot yang kebetulan berurutan. Tiap orang punya jam sendiri, nama sendiri, DP sendiri. Kalau satu orang batal, slotnya bisa dijual ke orang lain, dan DP-nya tidak perlu dibagi-bagi.

Satu lagi: tetapkan lokasi grup di satu tempat. Lima wajah di satu kos bisa selesai berurutan. Lima wajah di lima alamat berbeda di pagi yang sama bukan grup, itu lima job terpisah dengan waktu perjalanan yang harus dihitung.

Minta DP untuk booking MUA wisuda sejak chat pertama

Di luar musim, kamu bisa menunggu klien yakin. Di musim wisuda, menunggu artinya slot subuhmu ditahan oleh orang yang masih membandingkan tiga MUA sekaligus.

Misalnya dalam satu minggu masuk 12 DM untuk Sabtu yang sama, dan kapasitas pagimu 4 wajah. Kalau kamu menjawab semua dengan "bisa kak", Jumat malam kamu harus membatalkan beberapa orang yang sudah merasa dapat jadwal. Kalau kamu menjawab "slot jam 3, 4, dan 5 masih ada, terkunci setelah DP Rp200.000", empat orang pertama yang transfer mendapat jadwal, dan sisanya kamu tawari tanggal lain atau asisten. Tidak ada yang merasa diberi harapan palsu.

Slot yang jelas bikin klien cepat memutuskan. Klien yang cepat memutuskan bayar DP. DP yang masuk bikin kamu tidur tenang Jumat malam.

Kalau kamu mau DP diminta langsung saat klien memilih jam, tanpa menagih satu per satu di chat, alurnya bisa dipindah ke halaman booking lewat fitur terima DP online. Soal besaran DP dan cara menulis aturannya, sudah kami bahas di artikel tentang cara MUA terima DP dan lock tanggal.

Buka jadwal MUA wisuda lebih awal, tutup lebih cepat

Oke, tapi kapan sebaiknya mulai menerima booking wisuda?

Begitu tanggal wisuda kampus di kotamu diumumkan. Di banyak kampus, jadwal wisuda sudah keluar sebulan atau lebih sebelumnya, dan klien yang paling siap bayar DP adalah yang booking paling awal. Yang booking seminggu sebelumnya biasanya justru yang paling banyak menawar.

Kamu mungkin masih mencatat semua ini di kalender HP. Itu cukup, selama kamu satu-satunya orang yang perlu melihatnya. Begitu klien harus tahu jam mana yang masih kosong, kalender HP tidak bisa dibagikan, dan kamu kembali menjawab "jam 4 masih ada kak?" satu per satu.

Di Serpis, kamu mengatur jam booking per hari, misalnya mulai pukul 02.30 khusus hari wisuda, dan setiap layanan punya durasi sendiri sehingga slot tidak saling menimpa. Klien melihat jam yang masih kosong dan memilih sendiri. Pertanyaan tambahan di form booking, seperti jam kumpul dan alamat, serta DP otomatis ada di paket berbayar. Kalau kamu belum butuh itu, menanyakan jam kumpul di chat sebelum mengunci slot tetap cara yang benar.

Job yang sebaiknya ditolak MUA wisuda

Ini bagian yang paling sulit, dan yang paling menentukan hasil musim ini.

Tolak permintaan jam yang tidak masuk hitungan mundur, walaupun kliennya menawarkan tambahan biaya. Rp100.000 ekstra tidak sebanding dengan klien pertamamu yang terlambat masuk gedung.

Tolak lokasi yang terlalu jauh di pagi yang sudah penuh. Perjalanan 45 menit di tengah jadwal subuh sama dengan satu wajah yang hilang. Tawarkan jam yang lebih siang atau tanggal lain, dan biarkan klien yang memutuskan.

Tolak juga booking tanpa DP di tanggal puncak. Di musim biasa, kelonggaran itu bentuk keramahan. Di musim wisuda, itu slot yang kamu berikan gratis ke orang yang belum tentu datang.

Untuk MUA di kota dengan banyak kampus, musim wisuda bisa menentukan pemasukan satu semester. Kalau kamu ingin klien memilih slot subuhnya sendiri dari link di bio Instagram, lihat cara kerjanya di halaman aplikasi booking untuk makeup artist, atau contoh halaman MUA wisuda di Bandung.

Pertanyaan umum

Jam kumpul 06.30 dan perjalanan klien 30 menit berarti riasan selesai 06.00. Tiga wajah dengan 75 menit per orang berarti mulai pukul 02.15.

Tanpa asisten, umumnya 3 sampai 4 wajah sebelum jam kumpul. Dengan asisten yang mengerjakan base, bisa sekitar 5 wajah di rentang waktu yang sama.

Beri satu slot, satu nama, dan satu DP untuk tiap orang, lalu kumpulkan grup di satu lokasi. Kalau ada yang batal, slotnya bisa dijual lagi tanpa membagi DP.

Begitu kampus mengumumkan tanggal wisuda, biasanya sebulan atau lebih sebelumnya. Klien yang booking paling awal cenderung paling siap membayar DP.

Perkiraan dari operator yang kami ajak ngobrol, sekitar Rp400.000 sampai Rp750.000 per orang di kota besar, tergantung hijab styling dan jarak. Biaya jam subuh dan transport sebaiknya ditulis terpisah.

Perlu, justru di musim wisuda. Slot subuh terbatas, dan tanpa DP slot itu bisa ditahan oleh klien yang masih membandingkan beberapa MUA.

Biar klien wisuda pilih slot subuhnya sendiri

Atur jam booking khusus hari wisuda, beri tiap layanan durasi, dan klien melihat jam yang masih kosong tanpa DM.

Lihat aplikasi booking makeup artist

Lihat fitur lengkap • Mulai gratis

Dapat artikel baru langsung di inbox

Tips praktis soal booking, jadwal, dan mengelola klien. Tidak setiap hari, hanya kalau ada yang benar-benar layak dibaca.

Gratis. Berhenti kapan saja lewat tautan di setiap email.

Artikel terkait